Selasa, 24 April 2012

Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah laku Seseorang


A. Pengertian Perilaku
Perilaku dapat diartikan suatu respons organisme atau seseorang terhadap rangsangan dari luar subjek tersebut. Perilaku diartikan sebagai suatu aksi-reaksi organisme terhadap lingkungannya. Perilaku baru terjadi apabila ada sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan reaksi, yakni yang disebut rangsangan. Berarti rangsangan tertentu akan menghasilkan reaksi atau perilaku tertentu. Perilaku manusia adalah aktivitas yang timbul karena adanya stimulus dan respons serta dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung.

B. Perbedaan-perbedaan Perilaku Individu
Mengapa manusia itu berbeda dalam bertindak diantaranya adalah:

1. Manusia berbeda karena berbeda kemampuannya.

Setiap manusia memiliki perbedaan dalam berperilaku karena proses penyerapan informasi yang berbeda dari setiap individu tersebut yang kemudian mempangaruhi perilaku seseorang dalam bertindak.

2. Manusia berbeda perilakunya karena adanya perbedaan kebutuhan.

Hal ini merupakan bagian dari teori motivasi yang ditemukan oleh para ilmuwan psikologi seperti, Maslow, Mcleland, McGregor, dll. Kebutuhan manusia menjadi motif secara intrinsik individu tersebut dalam berperilaku.

3. Manusia berbeda karena mempunyai lingkungan yang berbeda dalam mempengaruhinya.

Faktor lingkungan sangat berpengaruh pada manusia, suatu keputusan yang dibuat oleh individu dapat dipengaruhi dengan apa yang terjadi diluar dari dirinya dengan kata lain motivasi eksternal berperan disini. Lingkungan membentuk manusia menjadi lebih baik atau menjadi jahat, ramah, atau sombong.

4. Faktor Like or Dislike with Something

Percaya atau tidak faktor ini juga mempengaruhi seseorang dalam berperilaku, apabila seseorang tidak suka pada atasannya dalam memimpin, maka apapun yang dikatakan atasan hanya merupakan masukan tidak langsung dilakukan.
C. Variabel – Variabel yang Mempengaruhi Perilaku Individu

Kelompok variable individu terdiri dari variable kemampuan dan keterampilan, latar belakang pribadi dan demografis.

Menurut Gibson ( 1987 ) : Variabel kemampuan dan ketrampilan merupakan factor utama yang mempegaruhi perilaku kerja dan kinerja individu . Sedangkan variabel demografis mempunyai pegaruh yang tidak langsung .
Kelompok variabel psikologis terdiri dari variabel persepsi , sikap, kepribadian , belajar , dan motivasi.
Variabel ini menurut Gibson ( 1987 ) : banyak di pengaruhi oleh keluarga, tingkat sosial, pengalaman kerja sebelumnya dan variabel demografis.

D. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Manusia
Faktor Personal :



1. Faktor Biologis
Faktor biologis terlibat dalam seluruh kegiatan manusia, bahkan berpadu dengan faktor-faktor sosiopsikologis. Menurut Wilson, perilaku sosial dibimbing oleh aturan-aturan yang sudah diprogram secara genetis dalam jiwa manusia.




2. Faktor Sosiopsikologis

Kita dapat mengkalsifikasikannya ke dalam tiga komponen.




• Komponen Afektif
merupakan aspek emosional dari faktor sosiopsikologis, didahulukan karena erat kaitannya dengan pembicaraan sebelumnya.




• Komponen Kognitif
Aspek intelektual yang berkaitan dengan apa yang diketahui manusia.




• Komponen Konatif
Aspek volisional, yang berhubungan dengan kebiasaan dan kemauan bertindak
Adapun beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang yaitu Faktor genetik atau keturunan merupakan konsepsi dasar atau modal untuk kelanjutan perkembangan perilaku makhluk hidup itu. Faktor genetik berasal dari dalam diri individu (endogen), antara lain:

a. Jenis Ras

Setiap ras di dunia memiliki perilaku yang spesifik saling berbeda satu dengan yang lainnya.
Tiga kelompok ras terbesar, yaitu:
  • Ras kulit putih atau ras Kaukasia.
Ciri-ciri fisik : Warna kulit putih, bermata biru, berambut pirang.
Perilaku yang dominan : Terbuka, senang akan kemajuan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
  • Ras kulit hitam atau ras Negroid.
Ciri-ciri fisik : Berkulit hitam, berambut keriting, dan bermata hitam.
Perilaku yang dominan : Keramah tamahan, suka gotong royong, tertutup, dan senang dengan upacara ritual.

b. Jenis Kelamin

Perbedaan perilaku pria dan wanita dapat dilihat dari cara berpakaian dan melakukan pekerjaan sehari-hari, pria berperilaku atas dasar pertimbangan rasional atau akal, sedangkan wanita atas dasar pertimbangan emosional atau perasaan. Perilaku pada pria di sebut maskulin sedangkan perilaku wanita di sebut feminim.



c. Sifat Fisik
Kalau kita amati perilaku individu berbeda-beda karena sifat fisiknya, misalnya perilaku individu yang pendek dan gemuk berbeda dengan individu yang memiliki fisik tinggi kurus.



d. Sifat Kepribadian
Salah satu pengertian kepribadian yang dikemukakan oleh Maramis (1999) adalah : “keseluruhan pola pikiran, perasaan dan perilaku yang sering digunakan oleh seseorang dalam usaha adaptasi yang terus menerus terhadap hidupnya”.



e. Bakat Pembawaan
Bakat menurut Notoatmodjo (1997) yang mengutip pendapat William B. Micheel (1960) adalah : “kemampuan individu untuk melakukan sesuatu yang sedikit sekali bergantung pada latihan mengenal hal tersebut”. Bakat merupakan interaksi dari faktor genetik dan lingkungan serta bergantung pada adanya kesempatan untuk pengembangan.

f. Intelegensi

Menurut Terman intelegensi adalah : “kemampuan untuk berfikir abstrak” (Sukardi, 1997). Sedangkan Ebbieghous mendefenisikan intelegensi adalah : “kemampuan untuk membuat kombinasi” (Notoatmodjo, 1997). Dari batasan terebut dapat dikatakan bahwa intelegensi sangat berpengaruh terhadap perilaku individu. Oleh karena itu, kita kenal ada individu yang intelegen, yaitu individu yang dalam mengambil keputusan dapat bertindak tepat, cepat dan mudah. Sebaliknya bagi individu yang memiliki intelegensi rendah dalam mengambil keputusan akan bertindak lambat.
Mempengaruhi Perilaku


Pendapat


Pada dasarnya manusia memiliki perbedaan yang banyak dan signifikan antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya, hal ini tentunya dapat di pengaruhi dari sikap keseharian, ataupun merupakan pengaruh faktor keturunan dari manusia itu sendiri. Seperti yang telah di bahas pada artikel di atas tentang faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang yaitu manusia berbeda karena kemampuannya, manusia berbeda perilaku karena adanya perbedaan kebutuhan, manusia berbeda karena mempunyai lingkungan yang berbeda dalam mempengaruhinya dan faktor like or dislike with something. Dan yang paling umum adalah manusia di bedakan atas jenis ras, jenis kelamin, sifat fisik, sifat kepribadian, bakat pembawaan, dan intelegensi.
                Tentunya dengan semua perbedaan – perbedaan yang tedapat dalam setiap diri manusia membuat manusia tersebut menjadi unik tapi terkadang juga banyak pihak yang salah mengartikan akan perbedaan – perbedaan yang terdapat dalam diri mereka masing masing bahkan tidak jarang karena perbedaan ini dapat membuat terjadinya perselisihan antara manusia itu sendiri seperti pada tragedi di kota poso beberapa tahun lalu yang bentrok karena disbabkan oleh perbedaan agama, adapun kasus – kasus yang terjadi di luar negeri beberapa tahun silam yaitu perselisihan antara ras kulit putih atau kaukasia dan ras kulit hitam.  Dan masih banyak lagi perselisihan yang terjadi karena perbedaan perilaku ini.
                Disini saya akan memberikan beberapa contoh dari faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang,  yang pertama adalah faktor biologi contoh sederhanya adalah manusia yaitu ada yang laki – laki dan ada juga yang perempuan seperti yang kita ketahui bahwa laki – laki dan perempuan memiliki banyak sekali perbedaan dalam perilakunya seperti jika seseorang menghadapi situasi yang sangat menyudutkan dan sangat menekan mentalnya maka hal yang pertama dilakukan oleh laki – laki adalah melawan tekanan tersebut dengan tegar sedangkan jika seorang perempuan jika di tempatkan dalam situasi seperti itu maka yang biasanya terjadi adalah perempuan itu justru menangis, hal ini tentunya membuktikan bahwa salah satu perilaku yang yang membedakan yaitu perasaan. Jika laki – laki memiliki perasaan yang lebih kuat maka perempuan justru sebaliknya memiliki persaan yang lemah dan lembut. Berikutnya adalah faktor sosiopsikologis yaitu faktor yang mempengaruhi sikap seseorang karena faktor psikologi nya, seperti pada contoh seseorang yang terbiasa dengan suasana pergaulan dan seseorang yang hanya memilih untuk menyendiri akan berbeda perilakunya dalam kehidupan sehari – hari hal ini menurut saya di pengaruhi oleh faktor psikologis yang di alami masing masing orang tersebut karena orang yang satu terbiasa dalam pergaulan maka untuk menghadapi sesuatu atau dalam kesehariannya dia bersikap lebih ceria dan lebih berani namun berbeda dengan orang yang suka menyendiri dalam perilakunya dia tentunya akan merasa malu – malu dalam melakukan sesuatu ataupun dia lebih pendiam ketika berada di lingkungan yang ramai. Itulah beberapa contoh berhubungan dengan faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang.
                Dan kesimpulannya adalah bahwa dalam perilaku manusia yang berbeda ini adalah sudah sewajarnya karena karena setiap orang tentunya memiliki lingkungan, dan keturunan yang berbeda sehingga perbedaan perilaku ini yang sering manjadikan manusia itu sendiri menjadi unik. Namun menurut saya perilaku seseorang itu dapat terus berubah jika dia terus berada pada lingkungan yang baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar